Missing you , Mom

Hujan , kau mengingatkan ku tentang dia
Dia yang selalu ku cinta
Dia yang selalu ada didalam doa
Dan dia yang selalu ku rindukan

Rindu mengintip dibalik tirai jendela
andai aku bisa menyusup
akankah lara ini bisa menipis..

Ibu,
Sepuluh tahun sudah aku memendam rasa
Senyumanmu begitu sangat aku rindukan
Tangan kasar Ayah yang membesarkan hatiku
tawa sanak saudara selalu menghibur tangisku

Dan kini lewat tetes hujan yang tiada meredah
Aku curahkan, hangat tak terbendung
Sungguh aku sangat ingin memelukmu, Ibu..

Bijakmu tak pernah hilang dari benakku
Senyum mu selalu terbayang dihidupku
Dan nasihat dari akan selalu ku ingat dihidupku

Ibu.,
Kaulah lentera yang tak pernah padam
Ditiap langkah dan nafasku..
Hanya doa yang bisa ku berikan padamu
Semoga kelak kita kan bersama
Bersama dialam yang sama
Dimana surga menjadi tempat terakhir kita disana

Advertisements

Hidup Akan Terus Selalu Berjalan

semangat
Kenapa harus menangis selama masih bisa tersenyum?
Kenapa harus ada airmata yang keluar saat sedih mulai menyapa?

Lihatlah keluar,
di sana masih banyak yang lebih susah darimu
Lihat mereka,
pikirkanlah, sebelum kamu bersedih
selalu bersyukur dengan apa yang kita dapatkan

Hidup adalah sebuah perjuangan
Yang akan terus selalu berjalan
Walaupun banyak rintangan yang menghadang
Tapi yakinlah , kamu bisa selasaikan itu semua

Sedih , senang semua sudah menjadi bagian dari hidup
Yang akan selalu kita rasakan selama kita hidup didunia
Selalu optimis lah menghadapi ini semua
Karna ku yakin , semua kan indah pada waktunya

Nama Mu Ada hingga Kini

Tujuh November kutau ada keistimewaan
kutau ada rasa beradu satu
seolah ada rindu bersenda gurau
tawa terasa di atas bahagia

Kutau ada imajinasi yang berikhtisar
menyulam kisah dalam diam
kusampaikan kisah yang indah
hanya untuk namamu

Nama yang ada dalam setiap sudut hatiku
masih merenggut tautan luar biasa
pertanda kau luar biasa
meskipun kini hidupku tidak denganmu

Kau tau seberapa jauh aku berpikir
bahkan aku sempat membawamu tersenyum
jauh menerobos mimpiku
dan hingga kini hanya kau isi hatiku

Oleh : Andi Ulfiani Safitri

Sebentar Lagi,Kawan

Sebentar lagi kawan,,
Sebentar lagi… Bersabarlah..
Langkah akan menuju titik perhentian tujuan..
Perjalan akan berakhir indah..

Kita tak perlu berfikir dan merencanakan bagaimana akhir nya nanti..
Kita hanya perlu menjalani nya dengan ikhlas..
Mungkin ada airmata, tapi yang pasti bukan airmata duka..
Bahkan hewan-hewan pun ada masa nya untuk hijrah..

Sebentar lagi kawan,,
Sebentar lagi… Bersabarlah..
Perjalanan kita sedang meniti untuk sampai..
Perjalan akan berakhir indah..

Sejak awal berjalan pun semua kita lalui dengan indah,,
Berbagai macam kisah telah terukir di sana..
Penghentian terakhir barulah kita bisa mengenang semua dalam kenangan..
Dalam peristirahatan nanti kita akan tersenyum-senyum mengingat semua nya dalam temaram sang bulan..

Sebentar lagi kawan,,
Sebentar lagi… Bersabarlah..
Perjalanan akan berakhir indah..
Dan kita akan menyaksikan seperti apa tunas-tunas yang akan tumbuh..

Sebentar lagi kawan,,
Sebentar lagi… Bersabarlah..
Perjalanan akan berakhir indah..
Maka tersenyumlah, meski pun ada airmata..

Cc; Abidin Hanif
Sumber : http://www.lokerpuisi.web.id